Renungan Harian 17 Februari 2021

DOSA DAN PERTOBATAN

Bacaan : Yosua 7 : 6


Yosua pun mengoyakkan jubahnya dan sujudlah ia dengan mukanya sampai ke tanah di depan tabut TUHAN hingga petang, bersama dengan para tua-tua orang Israel, sambil menaburkan debu di atas kepalanya.

Kemenangan dapat membuat orang terlena sehingga lengah. Ia bisa jatuh dalam dosa kesombongan dengan menganggap kemenangan itu adalah semata-mata karena kehebatannya. Ia bisa lupa menjaga diri, seakan- akan tidak mungkin lagi ada musuh yang bisa mengalahkan dirinya.

Umat Israel harus mengalami getirnya dan sakitnya kekalahan karena dua hal. Pertama, Israel meremehkan musuh. Kemenangan atas Kota Yerikho yang didapat relatif tanpa susah payah membuat Yosua dan umat Israel sama sekali tidak terpikir untuk berkonsultasi kepada Tuhan. Mereka menganggap musuh kali ini lebih ringan sehingga mengirim pasukan pun cukup sedikit saja. Akibatnya umat Israel membayar mahal dengan kematian tiga puluh enam prajurit mereka (5).

Kedua, mereka tidak menyadari dosa telah menyusup masuk dan menodai kekudusan persekutuan umat (1). Sikap Akhan mewakili banyak anak Tuhan yang memandang enteng firman Tuhan dan yang orientasi hidupnya pada materi semata. Padahal perintah Tuhan sudah jelas. Mereka harus memusnahkan semua harta benda Yerikho yang sudah dikhususkan dan tidak boleh mengambilnya. Jika tidak taat mereka akan terkena murka Tuhan (Yos. 6:18). Tuhan sedang mengajarkan mereka mengenal kedaulatan Allah dan tidak bersikap serakah. Dengan melanggar perintah Allah, mereka sudah melanggar batas kewenangan Allah.

Kekudusan merupakan syarat utama keberhasilan hidup. Kekudusan mampu membuat orang menilai tinggi hal-hal yang sungguh mulia dan menempatkan secara realistis hal-hal yang bersifat sementara. Sikap lepas kendali, tidak menghormati hak Allah, serakah pada hal-hal kebendaan, jangan kita anggap remeh.

Api kecil nampak mudah dipadamkan, tapi sekali lepas kendali, satu kampung bisa habis terbakar. Jangan sekali-kali meremehkan dampak dosa, ini mampu menghancurleburkan kehidupan kita sampai habis tak tersisa!

Pokok doa:

  • Bertobat atas segala dosa
  • Kehidupan dan keluarga
  • Yang sakit
  • Penanganan pandemi dan bencana

Tuhan memberkati ?

Scroll Up